Kena OTT Zebra

Siang itu aku rasanya apes sekali, sdh pun trlambat mkn siang, ditilang, lalu diketawain byk org pula.

Sprti biasa, sblm jam mkn siang aku sesekali kabur dr kantor utk ngantar anak sulungku ke Sekolahnya.

Sepulang mengantar, aku buru2 krn perutku jg sdh susah diajak nego.

Kira2 500 mtr dr skolah anakku, aku kejebak razia operasi zebra. Krn memang gak biasa pakai, Aku baru sadar kalau aku sdng tdk pakai seatbelt. Lalu spontan kuraih seatbelt. Tetapi sialnya, gerakan tanganku kalah cepat dgn tiupan pluit polisi.

Seatbelt blum sempat trpasang, suara pluit itu sdh berbunyi dan gerakan tangannya mengarahkanku utk menepi, tepat di belakg mobl yg sdg brhenti berbaris.

"Selamat siang pak," kata polisi smbil memberi hormat saat kaca pintu mobil kubuka lebar2.
Aku gak menjawab salamnya krn sdh kesal & nyesal.
Seandainya gak krn menghindarin macet & buru2 pasti aku pulang lewat jalan yg sama wkt brangkat tadi, gerutuku dlm hati.

"Silahkan turun dulu pak & bawa surat2 kendaraan anda," kata polisi itu lg smbil brjalan & mengajakku utk mengikutinya menuju kap depan mbl lain yg jaraknya tdk kuingat brp mobl dr moblku.

Sgkat crita blabla...STNKku ditahan & kertas tilang kuterima.
Smbil mperhatikan krtas yg kutrima aku berjalan kearah mobilku.

Tiba2 dr arah depanku seorg pengendara motor sprtinya sdg berusaha lolos dr hadangan polisi. aku mghindar & merapat kebody mobil dan fokus menyaksikan proses penghadangan sang pengendara hingga tertangkap. Sementara tanganku meraba hendel pintu mobil.

Kubuka pintu mobil, lalu duduk dan kutarik kembali pintu sekuatnya. Sembari melipat krtas mataku msh melihat polisi yg sdng brdiri senyum memperhatikanku dr seberang jalan sebelah kanan tdk jauh dr mobil.

Polisi itu mendekat & mengangkat tgnnya pertanda aku hrs menunggu.

"Tunggu pak, mau kemana?" Tanya polisi sambil senyum.

Dlm hatiku, ku pikir pak polisi ini mgkin mengenalku, tp rasanya aku gak knal dia. krn kesal...akh, gak penting krn aku sdh di tilang, dan aku pun gak balas senyumnya.

"Ya mau pulanglah boss, mau kmana lg," jawabku ketus.
"Tunggu sebentar pak, tdk bisa," cegah polisi itu.

Aku mulai makin kesal
"Knapa, sy sdh terima surat tilang (sambil menunjukkan kertas), kan cuma gak pake seatbelt aja koq, apa mbilnya hrs ditahan jg?" Tnyaku agak meninggi.

"Bukan pak, bapak sdh salah lg," jawab polisi dgn tetap senyum.
"Bapak naiki mobil yg salah," sambungnya.

Aku lgsung merasa bingung smbil melihat sekitar, ada yg ketawa & ada yg bekata macem2, aku jd malu setelah kusadari kl aku sdng menaiki mobil patroli polisi.

Gak mau ingat gmna rasanya, pokoknya aku langsung kluar lalu brgegas menuju mobilku.

Krn sdh menanggung malu aku langsung start mobil ingin cpt2 kabut dr TKP itu.

Eeeh, tiba2 dr sebelah kiri mobil, ada pula org mngetuk kaca mobilku.
smbil mbuka kaca pintu dlm hatiku menggerutu lg, apalg sih ini?

Stlah membungkukkan badan memperlihatkan wajahnya dia tertawa & mengulurkan tangan meminta.

"Sini kertas tilangmu, nanti biar kuambil STNKmu, gak kutengok kau tadi, untung aja kau salah mobil & diketawain org2 itu" Ktnya smbil meraih krtas yg msh ditanganku.

"Akh, latteung," kataku smbil meyerahkan krtas tilangku.

Aku jd ikut ketawa dan lgsung cabut.
Krn kesal & campur geli rasa laparku pun jd hilang.

Weka weka weka...

Komentar