TRAGEDI NOPEMBER 2019
Pada hari Rabu tgl. 27 Nopember 2019 yg lalu sekitar pukul 15.00 WIB, di depan rumahku inilah terjadinya kecelakaan maut yg telah menewaskan seorang anak warga RT tetangga, teman sekolah anakku.
Almarhum yg masih duduk di bangku SMA kelas1 itu tewas seketika diduga akibat terpelanting & benturan keras yg memecahkan kepalanya pada tiang pagar rumah.
Rasa sedih & resah berubah menjadi terkesan mencekam, terutama saat malam harinya.
Ada kekhawatiranku pada anak sulungku yg mungkin sulit melupakan kejadian tragis yg singkat itu, karena ia melihat langsung kondisi temannya yg terperosok di got dengan bersimbah darah sedang isi kepalanya berserakan dalam got yg membuatnya tak berdaya berbuat apa2.
Tidak cukup hanya itu, dikala pagi hingga sore, aku sering memperhatikan orang yg melintasi TKP selalu melihat ke arah got dan tiang pagar rumahku.
Dikala malam suasana mulai sepi, mungkin mereka yg biasa melintas memilih utk mengalihkan arah menghindari TKP.
Anakku hanya ingin menolong, tp tak berdaya hingga menjadi trauma dan resah ketakutan.
Pagar rumahku tidak salah, tp ada jg orang yg menyarankan utk segera menggati catnya bahkan mengganti pagarnya.
Posisi & bentuk bangunannya menurutku jg tidak salah, tp ada aja yg jadi merasa aneh memandangnya.
Korban yg meninggal mungkin sudah tenang di alamnya, sementara korban luka berat sudah sedang dalan proses pemulihan dan semoga rasa trauma & rasa takut anakku juga semakin membaik.
Tetapi kesan pada lokasi TKP mungkin akan selalu melekat diingatan setiap orang yg tahu & yg diberitahu tentang peristiwa itu.
Kotabaru, Nopember 2019
Komentar
Posting Komentar